Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Edisi Kebun Teh Part 2

Hallo semuaaaaa... hehehe :D kabar baik kan? Ini aku mau ngelanjutin cerita yang kebun teh ya. Oke langsung aja cekidot. Oiya aku lupa, aku kesana udah berapa kali ya. Yang aku ceritain ini pengalamanku yang pertama sebelum aku punya adek. Setelah aku turun dari kebun teh yang sangat indah nan sejuk itu (lebay gakpapa) aku ngelanjutin jalan-jalan di sekitar wilayah itu. Aku lanjut ke pabrik teh, gak tahu sih namanya pabrik teh apa :D aku masih sama simbah kakung plus saudara sepupuku cuma jalan-jalan di pinggir pabrik itu. Sebenarnya sih boleh masuk tapi gak tahu kenapa pas itu kami gak masuk. Cuma lihat dari jendela pabrik itu kalau ada mesin-mesin yang dahulunya dipakai membuat teh. Hmmm setelah keliling-keliling kompleks pabrik lanjut lagi. Gak punya tujuan sih, yang penting jalan-jalan. Tiba-tiba kok lihat banyak orang gitu ya (pikirku ya emang ini tempat wisata) wah ternyata baru tahu kalau ini tempat outbond. Banyak wahananya aaa jadi pengen ikut outbond. Tapi ya tahu jawabann...

Edisi Kebun Teh Part 1

Selamat malam para jombloooo hehehe. Iya malam di tempatku malam soalnya, gak tau deh kalau di tempat kalian. Krek yaa habis lihat nilai UTS ada yang bagus ada yang mmmm yaa sudahlah. Yang pasti lumayan happy soalnya besok libur. Hari gini libur itu semacam hadiah, sulit banget ada waktu libur kecuali minggu hahaha. Libur aja kalau sehari itu kurang menurutku, aku pikir menurut kalian juga sama. Gini ya kalau aku libur satu hari itu cepet banget gak kerasa libur tapi ya disyukuri aja. Ngomong-ngomong libur jadi inget pas liburan di Pekalongan. ---Skip--- Aku berangkat ke Pekalongan waktu itu hanya bersama simbah kakung dan simbah putri (simbah: kakek/nenek) dan satu sepupu aku. Kenapa aku cuma sendiri? karena waktu itu adikku baru beberapa bulan datang ke dunia. Hmmmm gitu deh rasanya. Dijalan semua pada diem. Ya memang soalnya udah larut malam. Sekitar jam 4 pagi kita sampai di Pagilaran Blado Batang Jateng. Udaranya super dingin udah kayak dikutub (lebay dikit gapapa) mak...

Biografi Damhuri Muhammad

Damhuri Muhammad , lahir 1 Juli 1974. Alumnus Pascasarjana Filsafat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2001). Bermukim di Jakarta. Ia menulis cerita pendek, esai seni, dan kritik buku di sejumlah media nasional seperti   Kompas, Media Indonesia, Majalah   TEMPO,   Seputar Indonesia, Suara Pembaruan,   Republika ,   Jawa Pos ,   Pikiran Rakyat,   majalah   GATRA, ESQUIRE , tabloid NOVA,   dll.   Karya fiksinya yang sudah terbit:   Laras   (2005),   Lidah Sembilu   (2006), dan   Juru Masak   (2009). Cerpennya   Ratap Gadis Suayan ,   Bigau , dan   Orang-orang Larenjang   terpilih dalam buku cerpen pilihan   Kompas , pada tahun pemilihan yang berbeda-beda. Buku esai sastra terkininya;   Darah-daging Sastra Indonesia   (2010). Sejak 2011 ia berkhidmat sebagai anggota komite penjurian Lomba Penulisan Buku Pengayaan Kurikulum di Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) KEMDIK...

Proposal "Tempe Gayam"

PROPOSAL  “TEMPE GAYAM”           Oleh : 1. Hanif Fernanda (07) 2. Sri Widyastuti (17) Kelas : X IIS 1        I.             Latar Belakang Kini makanan-makanan yang dijajakan untuk beberapa tempat memang sudah bermacam-macam, akan tetapi biasanya makanan yang dijual sebenarnya bukan makanan tradisional yang khas Indonesia melainkan makanan yang hanya menirukan bentuknya saja tanpa memikirkan rasanya, serta harga yang ditawarkan lumayan mahal. Salah satu makanan tradisional yang cukup sederhana dan sangat cocok untuk menjadi makanan ringan, sekaligus lauk. Makanan itu bernama “TEMPE GAYAM”. Untuk membuat makanan tradisional ini sangatlah sederhana dan pembuatan makanan ini akan lebih dilakukan secara higienis serta akan dijual dengan harga ya...

Cerpen: Kesadaran yang Terlambat

             Pagi ini ku dengar suara ayam berkokok, pertanda hari sudah berganti. Saat itulah aku harus bangun bersiap ke sekolah dan melakukan kebiasaanku mengendap-endap ke dapur untuk mengambil sedikit makanan yang kemudian aku berikan pada Nenek Minah yang sudah tua dan sakit-sakitan. Ia tinggal di depan rumahku bersama anaknya yang janda bernama Ina. Tapi, malang sekali nasib nenek itu, ia tak pernah dipedulikan oleh anaknya, bahkan untuk hal-hal kecil seperti mengambilkan makanan untukny,a janda yang belum mempunyai anak itu tidak mau. Tampak dari perbuatannya, Ina sangat benci pada ibunya, karena dari kecil mereka hidup miskin.             Hampir setiap hari ku lihat Ina pergi bersama lelaki yang berganti-ganti. Aku berjalan keluar rumah dengan menyembunyikan rantang dibalik tasku dengan sangat hati-hati karena ibuku tidak suka dengan perbuatanku ini. Menurutnya aku...

Terimakasih Social One

Helloooooo J aku mau bagi cerita nih. Tanggal 24 Januari 2014 kemaren kan ada jam pelajaran BK *SMA keren jadi ada jam BK* Nahh hari itu diisi sama gurunya mengkritik kelebihan dan kekurangan diri sendiri dilanjutin ngekritik teman. Pertama nulis kelebihan dan kekurangan diri kita masing2 dua. Habis itu di puter ke meja teman, nah kita dapat kertas dari teman buru-buru kita nulis kelebihan dan kekurangan di kertas punya teman itu. Yahh ada yang serius ada yang cuma iseng hahaha. Biasanya sih pada nulis kelebihan itu kaya gini “mudah berteman, enak diajak ngobrol, humoris dll” Lah giliran kekurangan contohnya gini “kurang pede, saru (jorok/ gak patut), tak ada ekspresi, cerewet, pelupa, pemalas” Pokoknya hari itu seru banget bisa ngungkapin semuanya walaupun ada unsure bercanda. Selesai itu aku kan penasaran mereka pada ngekritik aku apa ya………………… dan jeng jeng jeng jeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng Hahaha bisa kalian baca sendiri kan? Yaudah intinya aku humoris, narsis banget, alay,...

Tuluskah Kita Berteman?

Hai hai hai, apa kabar? Ini Cuma iseng ngetik karena gak ada kerjaan. Yukk capcusss….. Berteman kok lihat harta, lihat rupa, lihat ada manfaatnya gak kalau berteman dengannya. Bagiku berteman bisa sama siapa saja. Kaya, miskin, pintar, biasa yang penting hatinya. Selalu ada di waktu sahabatnya butuh. Hal yang paling ku suka kalau berteman adalah bercanda hehe J Kalau belum kenal aku memang terlihat pendiam dan tidak suka ngoceh. Tapi kalau sudah kenal hal apapun aku omongin dari yang social media yang nyata yang penting yang gak penting yang kepo apalah itu. Kembali ke tema berteman. Sejak kecil alhamdulilah aku tipe orang yang gampang berteman. Kadang ketika awal masuk sekolah (dari SD ke SMP atau SMP ke SMA) teman yang kita kenal cuma sedikit. Mereka ada di berbagai sifat ada yang terlihat cerewet yang pemalu yang pendiam. Kadang supaya aku gampang mengenal iseng sok kenal gitu aku haha ya gimana lagi cara mau mengenal mereka. Paling suka berteman sama mereka yang gak pandang b...